Senin, 11 November 2013

Fun Learning with Power Point


As a teacher who is certified and professional , currently is required to provide PAIKEM learning by utilizing all of the existing capabilities and facilities to attract students' interest in learning and achievement of learning goals effectively .One of the capabilities that are required of teachers in pedagogical competence are : Designing learning , including understanding the educational foundation of learning for the sake of having the essential indicators : understanding the educational foundation , apply theory and learning ; determine instructional strategies based on the characteristics of learners, the competencies to be achieved , and the material teaching , as well as drafting a strategy based on the selected learning .Development of science and technology that is currently growing more help facilitate human activities . In this case too , the teacher can use IT to perform kgeiatan classroom learning . Increasing number of learning resources that can be accessed through IT or internet media , more and allows teachers to look for inspiration in delivering teaching materials . Various articles, images , video teaching materials that support very easy to over the internet. Now it depends on a variety of information that can be in containers as a medium of learning in the classroom .G.Eka Pramayanti wrote : In an effort to improve the learning process to be effective and functional , it is very important function of learning media to be used . Use of media in the learning process is intended to enhance the digestibility of students towards learning the information or material given .
 
Microsoft Power Point is one of the multi- media -based program designed specifically to deliver a presentation that is able to make it attractive as a medium of communication .
 
Some of the things that makes this exciting medium to be used as a presentation tool is a variety of text processing capabilities , wana , and images , and animations that can be processed in accordance creativity itself .The process of making power point is not that difficult , teachers can make use of these media in delivering teaching materials with interesting impressions that contains theories , images , animations , sound and video support . Thus, students can be attracted to the teaching materials presented impressions of teachers , and to see as well as hear the expected absorption of the material students can improve academic achievement expected .Power point as a medium of learning has a purpose and benefits as follows :1 . The purpose of Learning MediaThe purpose of learning media as a learning tool , is as follows :a. facilitate the learning process in the classroomb . improve the efficiency of the learning processc . maintain the relevance of the subject matter with the aim of learningd . assist learners in the learning process of concentration2 . Benefits of Learning MediaBenefits of learning media as a tool in the learning process is as follows :a. teaching so that more attention can motivate learners to learnb . teaching materials will be clearer meaning , so it can be understood learners , as well as allowing learners to master teaching purposes wellc . varied learning methods , not solely verbal communication only through the spoken word narrative teachers , learners are not bored , and teachers do not run out of steam .d . more learners doing learning activities , because not only listen penjelasa of teachers alone , but also other activities that do like to observe, perform , demonstrate and others. ( http://der-traumer.blogspot.com/2012/09/ sense - goals - and - benefits - fungsi.html )Let us use the power point as a tool or medium in delivering learning materials , in addition to increasing our insight in finding teaching materials also increase creativity in presenting the material in an interesting media .

Senin, 04 November 2013

PERANAN BIMBINGAN ORANGTUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

Pendidikan merupakan proses pembentukan kepribadian manusia. Pendidikan pada umumya bertujuan untuk membentuk manusia yang bermoral dan berilmu.

Berbicara masalah pendidikan, menyangkut pula masalah tentang lingkungan pendidikan, yang dikenal dengan tripusat pendidikan, yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat[1]. Dari ketiga lingkungan tersebut, lingkungan keluarga mempunyai peranan yang paling utama. Keluarga merupakan lembaga pertama dalam pendidikan anak, karena dari keluargalah dasar pembentukan tingkah laku, watak, dan moral anak.

Untuk mewujudkan tujuan pendidikan tidak lepas adanya partisipasi serta bimbingan atau dukungan orang tua. Orang tua merupakan pendidik utama dan pertama, karena pengaruh dari orang tualah yang menjadi dasar perkembangan dan kehidupan anak dikemudian hari. Untuk itu diperlukan usaha yang optimal dalam mencapai tujuan tersebut.

Mendidik anak dengan baik dan benar berarti mengembangkan kemampuan siswa secara wajar. Potensi jasmani yang harus dipenuhi adalah sandang, pangan, dan papan. Sedangkan potensi rohaninya adalah berupa pembinaan intelektual, perasaan, dan budi pekerti.[2]

Tugas utama orang tua adalah mengasuh, membimbing, memelihara serta mendidik anak untuk menjadi cerdas, pandai dan berakhla. Selain itu sebagai orang tua harus mampu menyediakan fasilitas atau keprluan anak dalam pembelajaran untuk mendapatkan sebuah keberhasilan, misalnya, buku-buku pelajaran.

Namun sekarang ini banyak orang tua yang tidak menyadari bahwa cara mendidiknya membuat seorang anak merasa tidak diperhatikan, dibatasi kebebasannya, dan dan tidak saying padanya. Perasaan-perasaan itulah yang membuat seorang anak prestasinya menurun, dan mempengaruhi sikap, perasaan, dan cara berfikir bahkan kecerdasannya.

a. Pengertian Bimbingan

Bimbingan merupakan sesuatu yang harus diberikan oleh orang tua ( Keluarga ), karena dari merekalah anak mendapatkan pengalaman. Pengalaman untuk menjalani kehidupannya kedepan.

Bimbingan secara umum dapat diartikan sebagai bantuan. Bimbingan adalah terjemahan dari bahasa Inggris yaitu guidance.[3] Kata guidance berasal dari kata kerja to guidance artinya menunjukkan, membimbing, menuntut kejalan yang benar. Jadi dapat disimpulkan bahwa guidance adalah memberikan petunjuk pada orang lain yang membutuhkan untuk menjadikannya lebih baik.

Untuk lebih memperjelas pengertian pendidikan ada beberapa pendapat tokoh tentang bimbingan, diantaranya:
§  Stoops, mengemukakan bahwa bimbingan merupakan suatu proses untuk membantu individu dalam mencapai kemampuannya secara maksimal, dan pengaruh pada manfaat yang sebenar-benarnya baik untuk dirinya maupun masyarakat.
§  Miller, mengemukakan bahwa bimbingan adalah proses untuk mencapai pemahaman dan pengarahan diri yang dibutuhkan untuk melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungan.

b. Pengertian orang tua

Orangtua adalah anggota dari keluarga. Sedangkan keluarga adalah unit social terkecil dalam masyrakat.[4] orang tua adalah seorang yang melahirkan kita serta bertugas membimbing anaknya untuk menjalani kehidupan terutama pendidik.

Orang tua atau ibu dan bapak memegang peranan terpenting terutama dalam hal pendidikan. Sehingga baik buruknya prestasi anak ditentukan oleh bimbingan orang tua. Tujuan dari seorang orang tua membimbing anaknya karena kewajaran selain itu juga karena orang tua mencintainya, sehingga akan menjadikannya berprestasi. Dengan prestasi tersebut maka dapat mengangkat nama baik orang tua yang telah menyayangi serta membimbingnya.

c. Pengertian Prestasi

Prestsi adalah proses jangka panjang dimana imbalan terbesarnya tidak langsung diterima.[5] Atau prestasi adalah sebuah hasil yang dicapai oleh seseorang dari sebuah proses (pendidikan). Sedangkan menurut winkel, prestasi adalah suatu bukti keberhasilan belajar atau kemampuan seseorang dalam melakukan kegiatan sesuai bobot yang dicapainya. Selain itu prestasi menurut S. Nasution adalah kesempurnaan yang dicapai oleh seseorang dalam berfikir dan berbuat. Jadi, dari kesimpulan diatas dapat disimpulkan bahwa prestasi adalah sebuah hasil yang dicapai oleh seseorang dari kegiatan-kegiatan tertentu dan disesuaikan dengan bobot kemampuan seseorang.

d. Pengertian Belajar

Belajar adalah berusaha / berlatih untuk mendapatkan suatu kepandaian. Belajar merupakan suatu mukjizat terbaik dalam hidup.[6] Karena belajar dapat menjadikan pertumbuhan seseorang dan menjadikannya sukses atau berprestasi.

Pengaruh orang tua dan guru sangat besar dalam proses belajar. Karena mereka membantu anak untuk memilih apa yang dipelajarinya, selain itu menolong mereka untuk belajar dengan cara yang lebih baik dan bermanfaat.

Untuk menjadikan belajar lebih baik jika seorang anak memahami dan mengetahui lebih dulu apa yang akan dipelajarinya. Kemudian menolongnya untuk menentukan tujuan tempat diarahkannya kegiatan.

Sesungguhnya menumbuhkan semangat untuk belajar sangatlah penting dan tidak boleh diabaikan oleh orang tua ataupun guru. Karena dengan belajar tersebut hidup anak mereka akan menjadi lebih sempurna dan lebih bahagia.

e. Pengertian pengaruh bimbingan orang tua terhadap prestasi belajar siswa.

Pengaruh adalah daya yang ada atau timbul dari suatu barang atau benda yang membentuk suatu perbuatan.[7] Jadi pengaruh bimbingan orang tua terhadap prestasi belajar siswa adalah suatu daya yang ditimbulkan dari proses yang digunakan oleh orang tua untuk menjadikan siswa berhasil dalam proses belajar sesuai dengan kesungguhan dan keberhasilan mereka yang diukur dengan menggunakan evaluasi.


a. Bimbingan Orang Tua Terhadap Prestasi Anak.

Sejak zaman dahulu, orang tua mengharapkan seorang anak yang sukses. Banyak cara yang dapat ditempuh untuk menccapai tujuan tersebut. Namun, dalam menjalankanya ada yang berhasil ada juga yang tidak.

Bimbingan adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. Bimbingan sebenarnya harus dilakukan oleh anggota keluarga atu orang tua, karena orang tua adalah lingkungan hidup pertama yang mempengaruhi jalan hidup anak. Keluarga adalah lingkungan social terkecil tetapi peranannya sangat besar.

Dalam mendapatkan sebuah prestasi kegiatan yang wajib dilaksanakan anak adalah belajahar. Dalam hal ini orang tua sangat berperan penting, karena orang tua mempunyai tanggung jawab untuk memotivasi anak dalam belajar serta membimbingnya. Dalam hal tersebut maka akan menjadikan anak untuk memperhatikan apa yang harus dikerjakannya. Karena orang tuanya selalu memperhatikan apa yang harus dipelajarinya.[8]

Dalam kegiatan tersebut orang tua harus mengetahui pertumbuhan anak. Dengan tersebut, maka orang tua akan mudah mengetahui tingkatan yang harus dipelajari anak. Selain itu kita harus mampu membuat kenyamanan dalam proses belajar.

Bimbingan orang tua dirumah mutlak diperlukan, karena dengan bimbingan tersebut orang tua dapat mengetahui segala kekurangan dan kedulitan yang dihadapi anak. Seperti yang telah dijelaskan bahwa orang tua mempunyai peranan besar, yaitu mendidik, membimbing, menyediakan sarana dan prasarana belajar serta memberikan tauladan yang baik kepada anak-anaknya.

Bimbingan orang tua juga sangat berperan penting untuk mengikatkan motivasi belajar. Dengan motovasi tersebut maka seorang anak dapat menunjukkan bakat serta ikut berpartisipasi dalam pendidikan.

Bimbingan yang harus dilakukan oleh orang tua adalah harus mengarah pada kedisiplinan dalam belajar. Motivasi yang ditanamkan harus kuat serta hanya untuk bertujuan mengikuti kegiatan pendidikan. Situasi ini dapat tercipta jika ikatan emosional anak dan orang tua menyatu. Suasana yang aman ini akan membuat anak mengembangkan dirinya untuk menuju masa depan yang berprestasi.[9]

Dalam membimbing dan mendidik anak orang tua tidak boleh memastikan keberhasilannya, karena hal itu dapat menjadikan anak tidak berhasil. Namun, apabila orang tua mendidiknya dengan kasih sayang, perhatian, dan membolehkan kegagalan malah dapat menjadikan keberhasilan anak.[10] Karena pada dasarnya jika seorang anak dipaksa maka anak itu akan memberikan penolakan, rasa marah, dan benci.

Selain itu jika seorang anaki diperlakukan dengan sikap orang tua yang tidak berlebihan dalam memberikan perhatian, maupun aturan, maka akan membuat anak merasa dirinya dipercaya dan dihargai serta tidak tertekan dan akan mempunyai rasa tanggung jawab dan disiplin dalam mengerjakan tugasnya khususnya belajar.

Orang tua memiliki cara dan pola tersendiri dalam mengasuh dan membimbing anak. Cara dan pola tersebut pasti berbeda antara satu keluarga dengan keluarga yang lainnya. Pola dan cara tersebut merupakan gambaran tentang sikap dan perilaku orang tua dan anak dalam berinteraksi, berkomunikasi selama mengadakan kegiatan pembimbingan.

Adapun hal-hal yang diberikan orang tua dalam membimbing anak adalah memberikan perhatian, peraturan, disiplin, hadiah dan hukuman, serta tanggapan terhadap anaknya. Dengan hal-hal tersebut maka akan diharapkan semangat belajar anak naik dan menjadikan prestasi yang unggul.

b. Pengaruh bimbingan orang tua terhadap prestasi belajar siswa

Prestasi belajar merupakan tingkat kemampuan siswa yang dimilikinya dalam menerima, menolak dan menilai informasi-informasi yang diperoleh dalam proses belajar. Prestasi seseorang sesuai dengan tingkat kesungguhan dan keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pelajaran. Prestasi belajar dapat diketahui setelah diadakan evaluasi.

Untuk menjadikan prestasi belajar baik, maka wajib untuk seorang siswa belajar. Belajar adalah berusaha, berlatih untuk mendapatkan suatu kepandaian.[11] Untuk menjadikan motivasi belajar siswa tinggi diperlukan bimbingan dari orang tua, karena dengan perhatian orang tua terhadap pribadi anak akan memperkecil kegagalan. Penelitian membuktikan bahwa keberhasilan seorang anak karena rajin belajar. Dan untuk menumbuhkan semangat belajar , orang tua dapat memberikannya bimbingan sehingga menjadikan anak lebih semangat atau rajin belajar.

Dalam membimbing, orang tua harus mampu menerapkan prinsip pendidikan yaitu :[12]

1. Apabila anak siap mental dan fisik
2. Apabila cukup padanya minat untuk belajar
3. Apabila dilakukannya sesuatu yang akan dipelajarinya
4. Apabila ia ikut aktif dalam pengalaman belajar

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Bloom adalah bahwa seorang anak yang berprestasi dan sukses karena dididik oleh orang tuanya dengan penuh perhatian dan didampingi oleh pelatih atau pembimbing yang professional.

Selain itu untuk menjadikan prestasi anak lebih tinggi orang tua dapat memberikan pujian dengan ucapan selamat atas prestasi mereka. Sikap orang tua tersebut dapat memberikan efek psikologis bahwa anak merasa dihargai eksistensinya dan menjadikan mereka lebih termotivasi untuk berprerstasi lebih baik.

Bimbingan orang tua memang sangat berpengaruh terhadap prestasi anak, karena dengan bimbingan orang tua siswa atau anak dapat mengetahui tentang cara-cara dalam belajar serta dapat meningkatkan semangat belajar anak yang akan menjadikannya keberhasilan dan kesuksesan. Selain itu seorang anak tidak akan merasa jenuh dalam belajar karena orang tua selalu mendampinginya dan memperhatikannya.

D. Simpulan

Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut :

Bimbingan adalah suatu proses yang digunakan untuk membantu seorang individu untuk menjadi lebih baik. Dalam melakukan pembimbingan hal-hal yang dilakukan orang tua adalah :

1. Harus disertai kasih sayang
2. Menanamkan sikap disiplin yang membangun
3. Mengajarkan tentang sesuatu yang salah dan benar
4. Memperhatikan dan mendengarkan pendapat anak
5. Membantu mengatasi masalah anak
6. Melatih anak mengenal diri dan lingkungan
7. Memahami keterbatasan pada anak

Prestasi adalah suatu bukti keberhasilan belajar atau kemampuan seorang siswa dalam melakukan kegiatannya sesuai dengan bobot yang dicapainya dan diukur dengan evaluasi. Pengaruh antara bimbingan orang tua sangat erat karena pembimbingan seorang anak merasa diperhatikan dan mengurangi kegagalan. Adapun hal-hal yang dilakukan orang tua untuk menjadikan anak berprestasi adalah :

a. Kedisiplinan
b. Memotivasi belajar
c. Memberi pengarahan, peringatan dan mengontrol aktivitas anak
d. Memberi dukungan terhadap anak
e. Memberi penghargaan terhadap anak


Sabtu, 10 Agustus 2013

Intimacy envisioned

"Look behind the greatness of Aisha, the husband who patiently taught her. Behind-kemesraannya intimacy, tenderness husband who is always there to understand it. Intimacy without it ...... there lived the dream"
If we ask about the perfect life partner, as if I saw Aisha rh. He was the wife of the Prophet Muhammad which caused many hearts that yearn amazed at intimacy. She is also the wife of the Prophet intelligence makes the angels come to him to learn. When people talk about it, we are always reminded of the events of how he intimate romp with her ​​husband, Muhammad SAW. When people hear his nickname, Humaira (people whose cheeks red) pictured households adorable romantic.
Aisha romance story evokes longing for a loving household. People who are newly married / what else will not soon be filled with dreams about a spoiled wife and adorable. The shadows on the romantic atmosphere was unfortunately not matched by imagining a huge jealousy. So at the moment we are dreaming about the playful marriage, we invert wife face grief, while her husband chest tumultuous rage. The reason is simple, we are ready with a romantic but not ready with jealousy and suspicion (although sometimes not fundamental).
Sometimes, that causes us to feel disappointed because our spouse is not annoying, but hope that is not balanced. Husband and wife hope to get as Aisha, but not ready to jealousy so great. We hope to have a very smart wife, but the husband is not ready to guide him.
Behold the greatness behind Aisha, there is the husband who patiently taught her. Behind-kemesraannya intimacy there is a gentle husband and trying to understand it.

Sabtu, 13 Juli 2013

CHARACTER VALUES IN SPORT

The last few months I returned to regular sports activities every Sunday and other holidays, such as cycling, walking, jogging and swimming.
I feel there is always a refreshment in my life after doing this exercise activities.
Maybe because I do so with the aim of refreshing, eliminate fatigue after a routine activity every day.
With this refresher I became addicted, always wanted to do it again, besides making me become more fit body, my soul became fresher. Perhaps not one of the terms "Mensana in corpore sano (hopefully not mistaken writing)", in a healthy body there is a strong soul.
I pondered those words .......
Once at the time of swimming, there is a kind of emotional outlet heart soul ...... I'm upset, I was repeatedly plunged into the pool and in the spirit of trying to reach the edge of the pool back and forth.
Having exhausted I really was satisfied and my heart became more comfortable.
Then when cycling, pedaling slowly as he look around housing estates, plantations and rice fields surrounding a favor ....... duh, the cool breeze while enjoying the green trees, sweaty bodies subhanalloh ....... although no refreshment in soul enjoy the natural scenery in the city center.
From there, I then felt a sort of mental formation in the sport, in addition there are some elements which are sports, namely:
1. elements of health
2. recreation element
3. element of the game
4. elements of education
5. element of skill
In general, of the five elements in the sport barkaitan with soul. Matters relating to the human psyche related to human character and personality.
Health element is associated with physical and mental health,
Recreation element raises a pleasure in life.
Elements raises the game of intelligence, tactical, strategy, tolerance.
Character element causing the formation of a mature personality.
Element raises creativity skills
 At least the characters that can be formed through an understanding of the philosophical values ​​that sport teaches sportsmanship, honesty, fair play, and ready to win and ready to lose. Our challenge now is how the philosophical values ​​that exist in the sport, such as fair play, honesty, sportsmanship, ready to win ready to lose to the influence of the national life led by the youth.
Character values ​​that are in the sport are:
1. Respect
2. Responsibility
3. Care
4. Honest
5. Fair
6. Civilized
Simply put, the sixth value can be defined as follows
. Respect is an attitude that paying attention to others and treat them respectfully. Attitude characterized with respect to, among others, to treat others as people want to be treated; talking politely to anyone; respect the existing rules in the family, school, and community.
Responsibility is the ability to respond, responses, or reactions in a conversation. Responsibility is characterized among other things by doing what was agreed in earnest; admit mistakes without reason; give the best of what is done.
Care is the willingness to provide care and compassion to others. Care, among others, characterized by treating others, yourself, and something with affection; pay attention and listen to others carefully; handle things with care.
Honest is an open attitude, can be trusted, and what it is. Honesty among others characterized by saying what it is; keeping promises; admit mistakes; refused to lie, cheat, and steal.
Fair is to be fair in doing and treat something. Fair attitude among others characterized by upholding the right of others, including himself; willing to accept mistakes and bear the risk; reject prejudiced.
Civilized is a basic attitude that is needed in the community at the core decency, regularity, and kindness. Civilized among others, characterized by putting something in place; appreciate the regularity.
I looked forward to the sport, even though the sport is not necessarily the number of problems will be resolved. Exercise also is not everything, but through sport many things that can be taught. For example, related to the value of equality and solidarity, fair play, competition, tolerance all of which are prerequisite to realize the basis of civil society (civil society).

Overview About Patience and Ikhlas


This is a conversation I've ever done with my beloved best friend ......
Story ..... about patience and sincerity.
Patient attitudes and Ikhlas it is the attitude that accompanies the process of an act from the beginning and when the experience, not the end of the problems / disasters and at that time we could not face it, then we say patience and sincerity in facing this tragedy.
Have we ever had at the time had a very heavy calamity, then we immediately say thank God?

At the time I did something with the death of my child when it was born, I was at the time immediately say thank God.
Midwives and nurses who handle deliveries wondered why I would like to thank God.
I explain, when the child was still alive ....... then Allah so know that I will not be able to take care of him, then Allah determines the best path for me to take it back immediately. And so I had no savings charity had conceived the child.
Not that I was not sad ....... but Allah has made me aware of his right to take the child and assured me that it was only entrusted his son alone. And especially he does not impose on anyone except to his ability, Subhanalloh.

One time, my fever is very high. I plan to take him to the doctor. Husband suddenly came out of the mosque, and asked how much money we had at the time. I say only twelve thousand dollars and I will wear it for the treatment of children. My husband said what if the money was loaned to her first return home because his wife will give birth.
I was angry ..... why do other people think of my husband more than her own son? but I do not want to argue, I threw the money kehadapannya grumbling, please take the money. He took the money of ten thousand, two thousand dollars to the cost of disisakannya my treatment.
With a heavy heart, I take my medication with money 2RB dollars to the cost, while for the medication to wear my health fund card, with the card and thank God I do not have to pay a dime to doctors and medicine.
In the afternoon ...... suddenly there came to my house guest, the guest asked my husband and gave a deposit envelope from someone ....................... .
After the guests left, I quickly opened the envelope, turned out to contain a hundred thousand, subhanalloh ..... I am grateful for giving his direct cry, and feel ashamed ....... because I have 10 rb sputter give money to help people , while He was soon back as much as 10-fold, Allohu Akbar!!

Of the two events, I was made aware of the sense of patience and sincerity, which turned out ..... patient is receiving disaster according to our levels, meaning that Allah gives it to us every calamity as He has ordained according to our ability. If we say that patience has limits ...... yes its limits set by Allah according to our ability.
Only we are often not aware of their own ability to always feel that we are unable to deal with a problem or unfortunate set of Allah to us.

Then when we are able to provide what we need for other people, that's where our sincerity, because if we do not then we are not going to willingly put out what we have even if it is excessive.
Given at the time so we do not need excessive and may be less meaningful than when we needed but still we give also. At the moment we feel it might not be sincere, but it's where the meaning of sincerity. As taught by the Prophet SAW, "give me the goods so we love to people in need". Ikhlas is a belief that behind every need we have rights of others. Natural Wallahu bishowab

Many say, that sincerity is soon forget any good deeds which we have done, probably yes ...... that we do not gain or calculate profit and loss.
But it would be different if we realize that in every rijki which Allah has given to us, then Allah opened the field for us to do good deeds for others.
We are given a healthy rijki then we have the ability to perform various activities pious charity.
We are given rijki food then there are others who deserve that we give to the food, our children, husbands, .... etc..

If we become aware that we exist in every rijki rights of others, we mempertahannkannya it appropriate for self-indulgence? The name hunks, then lawanya sincere is griping.
The size of what we provide are not a measure of sincerity, but beneficial for others it is a measure of sincerity (hehehe only Allah has the right judge).
When we leave the house in good health, and then we spread a smile to everyone around us, everyone will feel happy to have been greeted by the warmth of our smile. Sincere smile more beneficial for other people than administration that is accompanied by insults, naudzubillahi mindzalik.

This chat is not intended to open the story itself, but instead of that incident I became aware of how patient and sincere open something hard to do, but we can interpret it any time in any event we have experienced,
Yuk,,,,,, I hope we do not include people who are always desperate for His mercy and grace of Allah, keep the spirit of pious charity to improve the state of blessing and in ridhoi.